BPMP Provinsi Sumatera Utara turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya salah satu murid sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Kami, segenap pimpinan dan seluruh pegawai BPMP Provinsi Sumatera Utara, menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga, kerabat, serta seluruh pihak yang terdampak atas peristiwa duka ini. Kehilangan seorang anak merupakan duka yang mendalam dan menjadi perhatian bersama dalam dunia pendidikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan capaian akademik, tetapi juga menyangkut rasa aman, perhatian, dan dukungan terhadap kesejahteraan psikososial anak. Anak-anak membutuhkan lingkungan belajar yang tidak hanya mendorong prestasi, tetapi juga melindungi dan menguatkan mereka secara emosional.
Anak-anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang membuat mereka merasa didengar, dihargai, dan didampingi, baik di rumah, di sekolah, maupun di tengah masyarakat. Peran orang dewasa sangat penting dalam memastikan anak merasa aman serta memperoleh dukungan yang dibutuhkan dalam proses tumbuh kembangnya.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui BPMP NTT telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan pendampingan kepada keluarga serta memberikan dukungan layanan pendidikan dan sosial yang diperlukan.
Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga empati, menghindari spekulasi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Peristiwa ini hendaknya menjadi refleksi untuk terus memperkuat lingkungan pendidikan yang aman, peduli, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.

