Jumat, Februari 27, 2026
BeritaBerita Terkini

BPMP Sumut Peringati Hari Guru Nasional 2025 dengan Khidmat dan Semarak Kebhinekaan

Medan, 25 November 2025 – BPMP Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Upacara Peringatan Hari Guru Nasional pada hari Selasa, 25 November 2025. Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat ini mengangkat tema nasional “Guru Hebat, Indonesia Kuat” sebagai wujud apresiasi terhadap peran guru dalam membangun pendidikan bangsa.

Upacara yang awalnya direncanakan berlangsung di area lapangan terpaksa dipindahkan ke Gedung Aula Pancasila BPMP Provinsi Sumatera Utara. Keputusan tersebut diambil setelah hujan deras mengguyur Kota Medan sejak pagi, sehingga diperlukan lokasi yang aman dan kondusif untuk pelaksanaan kegiatan.

Kasubbag Umum BPMP Provinsi Sumatera Utara, Bastian Derajat Pulungan, ST, M.Si, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Beliau memimpin jalannya upacara dengan penuh khidmat serta menyampaikan penghormatan bagi seluruh insan pendidikan yang hadir.

Upacara diikuti oleh seluruh pegawai ASN dan PPNPN di lingkungan BPMP Provinsi Sumatera Utara. Turut hadir pula tamu undangan  dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) yang menambah kekhidmatan kegiatan peringatan tersebut.

Menariknya, seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Ragam busana tradisional itu tidak hanya memperindah suasana upacara, tetapi juga menjadi simbol nyata kebhinekaan dan kekayaan budaya bangsa.

Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Seluruh peserta berdiri tegap menyanyikan lagu dengan penuh semangat nasionalisme, menandai pembukaan resmi peringatan Hari Guru Nasional.

Selanjutnya, peserta upacara bersama-sama menyanyikan “Hymne Guru”. Lagu tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Puncak kegiatan upacara adalah penyampaian amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang dibacakan oleh Inspektur Upacara. Bastian Derajat Pulungan, ST,. M.Si, Amanat tersebut berisi pesan, apresiasi, serta arah kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Dalam amanatnya, Menteri menyampaikan rasa syukur atas kekuatan dan persatuan bangsa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pemerintah menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu dan kesejahteraan para guru di seluruh Indonesia.

Pada tahun 2025, pemerintah menyediakan beasiswa sebesar tiga juta rupiah per semester untuk guru yang belum memiliki kualifikasi D-IV/S1 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau. Sebanyak 12.500 guru berkesempatan memperoleh beasiswa tersebut sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidik.

Selain beasiswa, pemerintah menghadirkan berbagai program peningkatan kompetensi guru. Program tersebut mencakup Pendidikan Profesi Guru, pelatihan Bimbingan Konseling, pembelajaran mendalam (deep learning), pelatihan Kecerdasan Artifisial, serta penguatan kepemimpinan sekolah.

Dalam hal kesejahteraan, pemerintah juga memberikan tunjangan sertifikasi sebesar dua juta rupiah per bulan bagi guru non-ASN dan satu kali gaji pokok bagi guru ASN. Guru honorer menerima insentif 300.000 rupiah per bulan, dengan seluruh pembayaran ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru.

Menteri mengakui bahwa insentif yang diberikan pemerintah masih belum sepenuhnya memenuhi harapan semua guru. Karena itu, pada tahun 2026 pemerintah merencanakan peningkatan insentif guru honorer menjadi 400.000 rupiah per bulan serta membuka beasiswa bagi 150.000 guru. Selain itu, pemerintah menurunkan beban administratif guru dan menyediakan satu hari khusus untuk belajar bagi guru setiap pekan.

Dalam amanatnya, Menteri juga menegaskan pentingnya peran guru sebagai agen pembelajaran dan peradaban. Guru diharapkan tetap tegar menghadapi berbagai tantangan seperti masalah moral, spiritual, ketergantungan gawai, dan situasi keluarga murid. Menteri juga menyebut nota kesepahaman dengan Polri terkait restorative justice sebagai langkah perlindungan bagi guru dalam menjalankan tugas profesional.

Menutup amanatnya, Menteri menyampaikan nasihat Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh murid agar belajar dengan baik, mencintai orang tua, menghormati guru, hidup rukun dengan teman, dan mencintai tanah air. Menteri juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru Indonesia.

Amanat diakhiri dengan ucapan terima kasih Menteri kepada seluruh guru Indonesia atas pengabdian yang tidak ternilai bagi bangsa. Pesan “Selamat Hari Guru 2025. Guru Hebat, Indonesia Kuat.”

Setelah pembacaan amanat selesai, rangkaian kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu “Terima Kasih Guru” dan doa bersama sebagai ungkapan syukur serta harapan bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *