BPMP Sumatera Utara Dukung Pemulihan Pendidikan di SMKN 1 Badiri Pasca Bencana
BADIRI, TAPANULI TENGAH – 23 Januari 2026 – Tim Tanggap Darurat Bencana Aman melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) BPMP Provinsi Sumatera Utara menyalurkan bantuan school kits serta bantuan operasional kebersihan kepada SMKN 1 Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan BPMP Sumatera Utara terhadap satuan pendidikan yang terdampak bencana, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar peserta didik serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah pascabencana.
Berdasarkan pantauan Tim Tanggap Darurat BPMP Sumatera Utara, aktivitas pendidikan di SMKN 1 Badiri yang beralamat di Jalan Padang Sidempuan KM 20, Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, hingga saat ini masih lumpuh total.
Lumpuhnya aktivitas pendidikan tersebut disebabkan oleh bangunan sekolah yang tertimbun tanah akibat bencana, sehingga kegiatan belajar mengajar secara tatap muka tidak dapat dilaksanakan.
Kondisi ini memaksa sebanyak 646 siswa SMKN 1 Badiri menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena ketiadaan fasilitas pendidikan yang layak dan aman.
Dari total lima bangunan sekolah yang dimiliki, hanya satu bangunan yang masih tersisa. Namun, bangunan tersebut tidak mampu menampung seluruh aktivitas pembelajaran maupun kebutuhan warga sekolah.
Letak sekolah yang sangat dekat dengan laut menjadikan kawasan tersebut rentan terhadap potensi kerusakan susulan, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik.
Dalam wawancaranya, Kepala SMKN 1 Badiri, Julpiner Simanungkalit, merekomendasikan relokasi sekolah ke lokasi yang lebih aman sebagai solusi permanen demi menjamin keselamatan serta keberlanjutan proses pembelajaran siswa.
Sementara itu, BPMP Sumatera Utara terus berupaya menyalurkan bantuan lanjutan bagi satuan pendidikan terdampak bencana di wilayah Sumatera Utara yang bersumber dari donasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta berbagai instansi dan pihak terkait, dengan harapan pemulihan pendidikan di SMKN 1 Badiri dapat segera terwujud secara berkelanjutan.




