Apel Pagi Ditjen PAUD Dasmen Bertema “Sistem Kerja, Tugas, dan Fungsi di Lingkungan Ditjen PAUD Dasmen”
Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan sistem kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dasmen), Sekretariat Ditjen PAUD Dasmen menyelenggarakan kegiatan Apel Pagi pada Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dan diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) PAUD Dasmen di Indonesia, termasuk seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) baik PNS maupun PPPK di lingkungan BPMP Provinsi Sumatera Utara.
Apel Pagi tersebut dilaksanakan secara Daring (dalam jaringan) dengan mengusung tema “Sistem Kerja, Tugas, dan Fungsi sebagai upaya untuk memperkuat pemahaman pegawai terhadap peran, tanggung jawab, serta sinergi kerja antarsatuan organisasi dalam mendukung pelaksanaan program prioritas Kementerian Pendidikan.
Kegiatan diawali dengan sambutan dan arahan dari Direktur Jenderal PAUD Dasmen, Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D. Dalam arahannya, Dirjen menekankan pentingnya pemahaman yang menyeluruh terhadap sistem kerja, tugas, dan fungsi masing-masing unit kerja agar seluruh program dapat berjalan secara optimal, efektif, dan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa setiap pegawai harus memastikan pelaksanaan tugas dilakukan dengan sebaik-baiknya, seiring dengan meningkatnya tuntutan dan kompleksitas pekerjaan di lingkungan Ditjen PAUD Dasmen.
Lebih lanjut, Dirjen PAUD Dasmen menyampaikan sejumlah agenda strategis yang sedang dan akan dilaksanakan. Salah satunya adalah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang terdiri atas tiga tahapan. Tahap pertama, yaitu perencanaan SPMB, telah ditandai dengan pengiriman surat besaran ke dinas pendidikan kabupaten/kota serta pelaksanaan Training of Trainers (ToT) bagi kepala dan penanggung jawab (PIC) SPMB. Dalam hal ini, UPT PAUD Dasmen diharapkan mampu melakukan pendampingan secara optimal kepada pemerintah daerah kabupaten/kota agar pelaksanaan SPMB berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Dirjen juga menekankan pentingnya memastikan pelaksanaan revitalisasi satuan pendidikan yang saat ini telah memasuki tahapan verifikasi dan validasi kelayakan sekolah penerima. Proses ini membutuhkan ketelitian dan akurasi data agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran. Ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan Konsolidasi Nasional (Konsolnas) yang akan mengundang dinas pendidikan kabupaten/kota dan dilaksanakan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan. Pasca Konsolnas, seluruh BPMP diminta untuk mempersiapkan Konsolidasi Daerah (Konsolda) guna memastikan hasil Konsolnas dapat ditindaklanjuti secara efektif di daerah.
Dalam arahannya, Dirjen PAUD Dasmen juga menegaskan bahwa berbagai program prioritas kementerian seperti 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), Asesmen Terstandar, serta digitalisasi pendidikan harus terus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa dengan semakin besarnya tugas dan tanggung jawab, diperlukan peningkatan mutu kerja, penguatan peran widyaprada, serta peningkatan kompetensi pegawai sesuai dengan peta jabatan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kegiatan Apel Pagi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi Sistem Kerja, Tugas, dan Fungsi oleh Sekretaris Jenderal, Dr. Eko Susanto, S.E., M.Si. yang membahas Struktur Organisasi dan Tata Kerja di lingkungan Ditjen PAUD Dasmen. Dalam paparannya, Sekjen menekankan pentingnya kejelasan struktur organisasi dan pembagian tugas yang proporsional untuk mendukung kinerja organisasi yang efektif dan akuntabel.
Materi berikutnya disampaikan oleh narasumber dari Ditjen PAUD Dasmen mengenai pengelolaan sistem informasi sebagai bagian dari penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Pembahasan mencakup upaya melakukan identifikasi layanan sistem elektronik di lingkungan Ditjen PAUD Dasmen, termasuk identifikasi alamat IP pada layanan sistem elektronik yang digunakan. Selain itu, disampaikan pula pentingnya koordinasi dan implementasi uji kerentanan terhadap layanan sistem elektronik melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) guna menjamin keamanan dan keandalan sistem.
Narasumber juga menjelaskan perlunya koordinasi dengan Pusdatin terkait pengelolaan pos elektronik (email) baik pada layanan sistem elektronik kedinasan maupun personal, serta koordinasi dengan unit pusat terkait arsitektur dan peta rencana SPBE. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya tata kelola sistem informasi yang aman, terintegrasi, dan berbasis data.
Melalui kegiatan Apel Pagi ini, diharapkan seluruh pegawai Ditjen PAUD Dasmen dan UPT di daerah semakin memahami peran strategisnya, memperkuat sinergi kerja, serta berkomitmen dalam mendukung terwujudnya layanan pendidikan PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah yang bermutu.



