Kemendikdasmen Gelar Aksi Peduli Kemanusiaan bagi Satuan Pendidikan Terdampak Banjir dan Longsor di Tapanuli Utara
Siborong-borong, 2 Desember 2025 — Kepala BPMP Provinsi Sumatera Utara, Afrizal Sihotang, ST, M.Si., bersama Tim BPMP serta rombongan UPT Kemendikdasmen, BBPPMPV BBL, dan BBGTK melakukan penjemputan Staf Khusus Ahli Staf Khusus Mendikdasmen, Didik Suhardi, Ph.D. Kehadiran beliau menjadi bagian penting dari rangkaian kunjungan yang difokuskan pada peninjauan satuan pendidikan terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Utara.
Usai penjemputan, rombongan yang dipimpin oleh Pak Didik Suhardi bergerak bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara, Bonton A. Hutasoit, serta perwakilan dari UPT Kemendikdasmen, yaitu BPMP, BBPMPV BBL, dan BBGTK. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi peserta didik dan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah SD 173156 Lobu Pining. Di sekolah ini, Bapak Didik Suhardi beserta rombongan melakukan dialog dengan pihak sekolah, memantau kondisi ruang belajar, serta mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan yang muncul akibat bencana. Observasi ini menjadi dasar penting dalam menentukan dukungan yang akan diberikan pemerintah.
Bapak Didik Suhardi juga berkesempatan bertemu dengan guru dan siswa yang terdampak, menguatkan mereka, serta memastikan bahwa proses pembelajaran darurat dapat tetap berjalan dengan dukungan yang memadai. Suasana haru dan penuh semangat terlihat saat para siswa menyambut kedatangan rombongan pusat dan daerah.
Setelah dari Lobu Pining, rombongan melanjutkan perjalanan menuju PAUD Munson Lyman di Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara. Di PAUD ini, fasilitas pendidikan untuk anak usia dini mengalami gangguan akibat bencana, sehingga perlu penanganan segera agar layanan PAUD tetap dapat berlangsung.
Kunjungan ini juga menjadi momen penting bagi rombongan untuk menilai kesiapan tenaga pendidik dalam menghadapi situasi darurat. Selain itu, tim melakukan asesmen kebutuhan berupa sarana pembelajaran, dukungan psikososial, serta bantuan bagi keluarga peserta didik yang terkena dampak langsung.
Melalui rangkaian kunjungan ini, diharapkan kolaborasi antara Kemendikdasmen, pemerintah daerah, dan UPT teknis dapat memastikan pemulihan satuan pendidikan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Komitmen bersama ini menjadi wujud hadirnya negara dalam menjaga keberlangsungan pendidikan bagi seluruh anak di daerah terdampak bencana.





